COSPLAY : Kegiatan Nyentrik, Unik, Asik, Ngehasilin Duit!
Tahu Cosplay nggak nih, Sayers! Itu lho, kalo kalian melihat sekumpulan
orang dengan pakaian yang nyentrik dan tidak biasa (bukan bencong lho
ya!) berarti kalian melihat Cosplayer, alias orang yang sedang
ber-Cosplay. Tapi sayers!, para cosplayer itu nggak gampang ditemui di sembarang tempat. sebenernya apa sih Cosplay itu? Yok, kita bahas....
Cosplay itu kepanjangan dari Costum Players. Ini adalah hobi memakai pakaian dan aksesoris yang mirip dengan tokoh-tokoh dalam anime, mangga (komik jepang), video game ataupun film. Orang-orang yang biasa melakukan kegiatan tersebut bisa dipanggil Cosplayer.
Kenapa bisa ada Cosplay? Jadi gini
nih, Sayers! Cosplay pada awalnya digunakan oleh perusahaan-perusahaan
yang ada di jepang untuk mempromosikan produk keluaran mereka.
Orang-orang dibayar untuk bercosplay sesuai dengan icon produk
tersebut. Lalu, Cosplay mulai berkembang ketika muncul band-band
beraliran VK (Visual Key). Dimana para fans mulai bercosplay untuk
meniru gaya pakaian para personilnya. Dan akhirnya Cosplay berkembang
pesat saat anime (kartun jepang) dirilis.
Kegiatan ini kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk di
Indonesia. Pihak yang paling berperan dalam mempopulerkan kegiatan ini
adalah Univ-Univ yang memiliki jurusan sastra Jepang nih, Sayers!
Seperti UI (baca : Universitas Indonesia) Jur. Sastra Jepang yang rutin
mengadakan acara tahunan Gelar Jepang UI. Kalo di Jepang nya sih biasa
disebut Japan Matsuri. Untuk lebih lengkap tentang Japan Matsuri,
Sayers! bisa coba browsing di internet. hehe
Sekarang sih, sudah banyak komunitas-komunitas Jepang beranggotakan
cosplayer. Para cosplayer biasa unjuk gigi di event-event jepang yang
dibuat oleh univ-univ atau beberapa asosiasi. Mereka bisa bercosplay
secara tim atau sendirian. Cosplay juga ada lomba nya lho, Sayers!
Dengan hadiah yang dijamin bikin ngiler deh. hehe. Ini nih, salah satu
faktor yang membuat Komunitas Jepang semakin bertambah banyak. Tapi
faktor utamanya bukan karena uang sih, Namun lebih kepada rasanya
nyaman berkumpul dan menemukan eksistensi dirinya melalui kegiatan
Cosplay.
Minggu, 23 September 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar